PERUBAHAN STATUS DI BULAN JANUARI 2018

Januari 2018, tanggal 1 adalah dimana dimulai nya sebuah harapan untuk kehidupan ke depan kehidupan untuk masa depan. Setiap manusia selalu mempunya beberapa harapan beberapa impian yang akan kita lakukan mulai dari tanggal 1 januari disetiap tahun nya.

Perumahan Jombor Baru adalah komplek perumahan dimana aku tinggal, aku mulai mengenal dengan yang namanya sosialisasi terhadap tetangga, sosialisasi terhadap lingkungan. Awal masuk menjadi warga Perum Jombor baru sempat minder dengan melihat lingkungan yang sudah tertata rapi, tetangga dengan kehidupan yang sudah mapan semua dan akuuuuu?? (masih dalam proses berusaha).

Sejarah memilih Rumah yang saat ini aku tempatin, awal muawal aku pindah kekota jogja ketika aku melewati perumahan ini hatiku sejuk banget dan saat itu aku langsung menunjuk ini rumah suatu saat akan menjadi milikku, minimal aku kontrak dulu baru akan aku beli. (Amin), 2,5 tahun kemudian doaku terkabulkan, alhamdulillah aku sekarang jadi warga Perum Jombor baru.

Hari demi hari aku lalui hanya menjadi warga yang biasa seperti ditempat lain, pagi hari saya berangkat kerja (entah kemana saja), disaat sore juga sama seperti yang lain pulang kerja walaupun saya hanya muter – muter disatu lokasi kelokasi yang lain untuk cek lokasi dan cek proyek yang sedang kami kerjakan.

IMG_4165
FOTO RUMAH HABIS DI RENOVASI

Acara demi acara yang ada di komplek sering saya ikutin ketika berada dirumah dan 4 bulan saya nempetin ini rumah baru mengenal tetangga samping kanan dan kiri doang bahkan kalo ketemu di luar komplek mungkin mereka lupa sama saya. Disetiap bulan nya selalu ada acara pertemuan RT, yang awalnya malas saya ikutin bahkan sering banget saya tidak ikut karena benturan dengan waktu mudik baik ke Temanggung maupun ke Semarang. Saya tidak pernah peduli dengan yang terjadi dilingkungan karena binggung ketika mau mengajak ngobrol tetangga apa yang akan saya obrolkan dan apa yang akan saya banggakan. Secara lingkungan sudah jadi orang mapan semua dan rata – rata di lingkungan yang saya tempati pensiunan semua.

Beberapa bulan terus saya jalani di komplek ini, satu persatu saya kenal dengan Bapak A dan Bapak B, Ibu A dan Ibu B. Dengan semakin mengenal tersebut akhirnya saya mulai lagi aktif ikut pertemuan RT dan alhamdulillah ternyata nyaman dan diluar yang saya bayangkan, tetangga satu komplek semua baik dan respect. Hari – hari bulan perbulan saya lalui, suatu bulan saya sempat kena masalah dengan salah seorang yang dulu pernah dekat dan dikomplek ini buat gaduh dengan teriak – teriak seakan – akan saya ini artis yang tetangga pasti akan mendengarkan. Alhasil tetangga tidak ada yang peduli….. (wak wak).

Saya tidak akan cerita apa itu masalahnya, akan ada konten beda suatu saat nanti yang akan membahas tentang masalah tersebut. Lanjut cerita jadi warga jombor baru, saat itu di ahir tahun saya dipasrahi sama pak RW untuk membantu dalam program pembangunan desa  dimana saya diposisikan bertanggung jawab atas proyek pembangunan DAM sungai Jombor baru. Rasa bangga, sedih dan takut selalu menyelimuti setiap harinya, tapi semua itu ketutup dengan rasa senang bahwa selama ini saya yang sok cuex ternyata di pantau oleh pak RW sehingga saya dilibatkan dalam proyek tersebut sampai selesai.

Bulan desember 2017, saya sudah memasuki tahun kedua menjadi warga jombor baru. Setiap kegiatan yang ada di komplek saya selalu dilibatkan dan itu yang membuat saya semakin kerasan. Tetangga dikomplek sangat baik sekali, saya sering main ke satu rumah ke rumah yang lain hanya sekedar silaturahmi dan ngopi hehehhee.

Bulan desember 2017, saya mendapatkan giliran untuk menjadi tempat pertemuan RT dan kebetulan menjadi moment pergantian kepengurusan RT komplek blok IV. 2 hari sebelum hari H saya sudah mendengar jika saya mau diajukan menjadi kepala RT dan saat itu saya nolak karena saya sadar posisi dan kayaknya belum layak menjadi Bapak di komplek rumah yang saya tempati, terlebih saya hanya ngontrak yang suatu saat bisa pindah jika tidak mampu bayar rumah kontrakan tersebut. Alasan – alasan yang saya sampaikan ternyata tidak ada respon sama sekali, bahkan warga tetap memilih saya menjadi RT, entah karna muka saya sudah mulai menua (mungkin) sehingga warga tetap memilih saya yang notabane anak urakan. Sebelum saya memutuskan mau tidaknya saya sempat berkomunikasi dengan istri saya dan alhamdulillah nya dia mendukung dengan apa yang warga inginkan.

Bulan januari 2018 saya sah menjadi RT perumahan jombor baru Blok IV, dimana tempat yang selama ini saya idam – idamkan menjadi tempat tinggal saya sampai waktu ajal menjemput saya. Rasa senang dan sedih saat itu menumpuk jadi satu karena dalam bayangan saya saat itu harus menjaga image, menjaga perbuatan, menjaga semuanya dan yang pasti harus peka terhadap lingkungan.

IMG_8121IMG-20180311-WA0018IMG-20180311-WA0020

Berita gembira ini saya sampaikan ke dua orang yang saya hormati dan saya kagumi yaitu emak yang melahirkan dan membimbing saya selama ini dan mama mertua yang selalu mensupport dengan apa yang saya jalankan, kedua orang tua ini tidak pernah melihat masa lalu saya tapi beliau selalu melihat masa depan saya. Tidak pernah henti – hentinya mendoakan bahkan mengarahkan saya untuk selalu menjadi yang terdepan dan terbaik.

IMG_0373

Hari – hari saya lalui, acara demi acara saya lewati dan beberapa perubahan yang selama ini tidak tersentuh saya menyentuh area tersebut, dan alhamdulillah semua ini aku jalankan dengan support pengurus dan warga setempat. Mungkin sampai saat ini belum ada perubahan yang sangat signifikan akan tetapi saya memberanikan diri untuk membuat pola yang berbeda. Baik dari program penerangan komplek dan potong pohon yang mengganggu kabel dan masuk kejalan. Program tersebut dibantu oleh RELSEND (Relawan Sendangadi) alhamdulillah saya tambah sedulur.

Perubahan yang sedikit signifikan yang saya hadapi adalah ketika saya jalan kemana saja banyak orang menyapa dengan sapaan Pak / mas Rete dimana itu menjadi ciri khas panggilan yang saya dapatkan. Baik itu dari Bapak – bapak, ibu – ibu bahkan anak – anak semua manggilnya mas reteeee…

Tibalah bulan suci ramadhan dimana bulan yang selama ini kami tunggu – tunggu dan sangat bersyukur masih bisa ditemukan dengan bulan suci itu. Kami melalui selayaknya yang lain dan ketika hari raya Idul fitri tiba kami juga mengadakan acara syawalan yang dihadiri oleh seluruh warga Jombor baru Blok IV. Acara sungkeman juga kami jalankan selayaknya yang lain dan saya sangat bangga ketika melihat semua berkumpul menyatu walaupun kami semua warga bukan mayoritas, dan semua itu tidak menjadi sebuah persoalan karena tujuannya adalah silaturahmi.

IMG_0382

IMG-20180624-WA0141

Masih banyak program – program yang akan saya jalankan akan tetapi saya sadar semua ini hanya ego saya dan sejauh ini saya masih sangat hati – hati sekali jangan sampai ego mengalahkan empati kepada lingkungan. Sampai hari ini saya nulis dan mungkin ini semua akan saya wujudkan menjadi sebuah cerita video yang akan saya unggah di channel youtube saya. (insyaalloh).

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.