WISATA RELIGI SUNAN KALIJAGA DEMAK

WISATA RELIGI MAKAM SUNAN KALI JAGA DEMAK

Sunan Kalijaga merupakan salah satu dari Walisongo, penyebar Agama Islam di Tanah Jawa yang sudah sangat dikenal luas di masyarakat. Kepopuleran Sunan Kalijaga karena cara dakwah beliau yang bisa dibilang sangat toleran terhadap masyarakat asli Jawa yang sebelumnya beragama Hindu. Sunan Kalijaga menyebarkan agama Islam tidak dengan kekerasan, namun dengan cara yang lembut melalui seni dan kebudayaan. Diantara karya beliau adalah gamelan jawa, wayang, tembang jawa dll. Dengan cara beliau berdakwah ini akhirnya banyak penguasa Jawa yang akhirnya memeluk agama Islam, dan akhirnya diikuti oleh rakyat kebanyakan.

ALAMAT

terletak di Desa Kadilangu, Kabupaten Demak Provinsi Jawa Tengah. Daerah ini merupakan daerah di sebelah timur Kota Demak. Setiap hari ada banyak warga masyarakat yang berkunjung ke tempat ini. Area Makam Sunan Kalijaga berada di antara perumahan penduduk. Jalan menuju ke makam merupakan jalan kampung yang sempit kurang lebih 500 m.

SEJARAH

Suanan kalijaga, mempunyai nama Raden Said, beliau yaitu putra Adipati Tuban yang bernama Wilatikta atau Raden Sahur. Penindasan yang dijalankan penguasa pada itu, menggugah hati Sunan Kalijaga, rakyat jelata yang hidup sulit butuh lekas dibantu, lantas bagaimanakah langkahnya? Jadi jadilah Raden Said juga sebagai pencuri budiman, dengan mengambil hasil bumi dari gudang-gudang orang kaya serta penguasa buat diberikan pada beberapa orang miskin. Satu saat ia berjumpa dengan orangtua yang ternyata sunan Bonang, Sunan Bonang tak membetulkan apa yang dilakukan Raden Said, lantas Raden Said berkata bahwa mau jadi muridnya. Sunan Bonang lantas menyuruh Raden Said buat bersemedi sembari memelihara tongkatnya yang ditancapkan ke pinggir sungai. Raden Said tak bisa beranjak dari tempat itu saat sebelum Sunan Bonang datang. Raden Said lantas melakukan perintah itu. Lantaran itu, ia jadi tertidur kurun waktu lama. Lantaran lamanya ia tertidur, tanpa ada disadari akar serta rerumputan sudah menutupi dirinya sendiri. Tiga th. lalu, Sunan Bonang datang serta bangunkan Raden Said. Lantaran ia sudah memelihara tongkatnya yang ditanjapkan ke sungai, jadi Raden Said ditukar namanya jadi Kalijaga. Kalijaga lantas di beri pakaian baru serta di beri pelajaran agama oleh Sunan Bonang. Kalijaga lantas meneruskan dakwahnya serta di kenal juga sebagai Sunan Kalijaga.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.